❰Download❯ ➶ Khotbah di Atas Bukit Author Kuntowijoyo – Dailytradenews.co.uk



10 thoughts on “Khotbah di Atas Bukit

  1. says:

    Ini novel yang menurut saya sangat personal dari Alm Kuntowijoyo, cara penuturannya benar benar berisikan kegundahan dari si penulis, sehingga harapan untuk melihat plot dan karakter tidak akan terlalu terlihat seperti novel pada umumnya.Jujur saja, butuh kesabaran dan perjuangan yang ekstra ketika saya membacanya, karena selain alurnya sangat lambat saya juga belum menemukan sesuatu kejadian yang luar biasa dalam novel ini.Mungkin hal ini karena saya sendiri sebenarnya lebih sering membaca novel dengan sistem alur, plot dan karakter yang pas Saya rekomendasikan novel ini hanya untuk para perenung yang sedang galau saat ini, jadi jangan hanya galau saja, berpikir dan berkontempelasi juga perlu.


  2. says:

    Tinggalkan segala milikmu Apa saja yang menjadi milikmu, sebenarnya memilikmu hlm 71 Humam dan petuah yang diturunkannya kepada Barman sedikit mengingatkan saya pada sosok Sidharta Gautama Kepada Barman, Humam mengajarkan bagaimana melepaskan diri dari segala bentuk kepemilikan karena semua di dunia ini sejatinya bukan milik kita Barman juga mendapatkan banyak pelajaran tentang menikmati waktu, seirama dengan alam, juga menghargai semua ciptaan Ketika kita menikmati waktu, maka tak ada lagi yang namanya menunggu terlalu lama Dan dengan menghargai setiap ciptaan, bahkan dalam kondisi kekurangan pun akan kita temukan keberlimpahan Hidup itu seperti alir yang mengalir, yang airnya mengalir ke suatu tempat, sebelum akhirnya beralih rupa menjadi wujud lain sesuai takdir yang telah digariskan Ketika kita selalu mengkhawatirkan miliki kita, maka kita akan sulit menikmati hidup yang sejati.https dionyulianto.blogspot.co.id 2


  3. says:

    Kita sebagai saksi dan pelaku cukup mengerti sebab sebab berakhirnya sebuah hidup tua, sakit kronis, kecelakaan, ataupun mengakhirinya sendiri Pun kita paham bahwa hidup untuk banyak orang terasa seperti penderitaan yang menyeret nyeret Namun, tokoh tokoh di novel ini, baik yang utama maupun sampingan, kembali mengingatkan kalau rasanya tidak ada seorang pun yang tahu pasti bagaimana cara menjalani hidup, yang repetitif, membosankan, dan harus kita maknai sendiri Atau mungkin Barman benar


  4. says:

    Bagiku, Barman tidak sedang berlibur bersama gadis cantik, Popi Namun, ia mencoba membuka kehidupan lagi Kehidupan sejati yang sudah lama tergerus dengan hiruk pikuk santapan dunia Seperti orang yang sudah lama tak menikmati air telaga karena terganti oplosan Barman mengira di bukit yang indah pemandangannya dan ditemani gadis cantik bisa mengobati jengahnya kehidupan Tidak.Barman di bukit tak menemukan kenikmatan seperti yang ia bayangkan Barman sudah loyo untuk menikmati popi yang gemulai Namun,ketidakberhasilan mendapatkan harapannya, Barman menemukan telaga jiwa Dialog dialog yang membuatnya membongkar tentang makna hidup.Novel ini cukup manis untuk disimak Penuturan yang lembut dan mengalir memikat pembaca untuk terus menyusuri jalan cerita Dan yang lebih penting adalah selipin selipin makna yang dituangkan penulis dalam setiap alur ceritanya Kita bisa berguru dan merenungkan kembali perjalanan hidup kita Mungkin kita juga seperti Barman, yang telah lama tertindih gebyar dunia, lama meneguk oplosan dan lupa akan segarnya air telaga yang sunyi.


  5. says:

    Novel ini adalah risalah tentang dua dunia yang bertempur dalam diri Kunto dunia akademis dan dunia sastra, dunia rasional dan dunia intuitif, atau bisa juga dunia rasional dan dunia wahyu Boleh jadi kelemahan terbesarnya adalah kecenderungan berdiskusi yang kuat dalam novel ini, dan bukan menekankan pada plot atau karakterisasi psikologis bahkan yang kejiwaan dalam novel ini pun terasa condong konseptual , tapi tak apa juga Setidaknya, Kunto di sini jujur memapar kegalauannya akan logika dalaman dua dunia itu.


  6. says:

    Khotbah di Atas Bukit by Kuntowijoyo 2007


  7. says:

    KHOTBAH DI ATAS BUKIT Slama proses mmbaca, pikiran sy berputar ke mana2 Stlh mmbacanya tuntas, sy merenung Mncoba mmaknai utuh pesan.Bukan, bukan krn mnemukan bhw tujuan hidup yg sharusnya dicari ditemukan manusia adl sprti tokoh Barman, tp justru mkin menyadari bhw manusia adl kefanaan dg realitas hdupnya sndiri Dan sberapa pun kuatnya manusia, ia tak akn bs sampai kpd ksempurnaan hidup yg dicarinya Tidak akan.Maka jika kau tanyakn, knp hidup adl kegelisahan, kekhawatiran, ketakutan, ketidakbahagiaan, kesengsaraan, dll Aku hanya bisa mnjawab dg That s life Di dlm novel ini, secara implisit, Kuntowijoyo menyimbolkan keadaan dlm 3 tokoh utama Popi, simbol kebahagiaan duniawi, ia mewakili kondisi kenyataan Humam, simbol kesufian tingkat spiritualitas yg ingin dicapai manusia Dan, Barman Simbol manusia yg sllu berburu, mencari, ingin mncpai tingkat spiritualitas yg lbh tinggi.Maka, ktika Barman brtemu Humam, Ia mrasa inilah kedamaian, kebahagiaan, kesempurnaan yg ia cari Utk mncapai itu, Barman hrs mengikuti jejak Humam utk mncapai kebebasan, Barman hrs bisa meninggalkan semua miliknya, krn kepemilikan itu belenggu trmasuk Popi simbol ksenangan duniawi.Namun, ketika Barman brada dlm situasi sprti Humam, pertanyaannya Apakah ia bisa bebas Bisa bahagia Bisa damai Kuntowijoyo menyampaikan tidak Saya sependapat.Alur novel dibawa pd kisah, di mana Barman mndptkan pengikut yg mnjadikn Barman sbg pemimpin utk membawa umat menuju kebebasan Bersama mlakukn perjalanan mnuju tmpt yg dianggap bs mmberikn kesempurnaan itu Tp ketika prjlanan smakin sulit, Barman, sbg pemimpin, menyerukan, Hidup ini tak berharga utk dilanjutkan lalu, Bunuhlah dirimu Konteks ini ingin dimaknai sbg keberanian, atau justru kepengecutan Keduanya tak ada artinya Sama saja Hidup pasti berakhir dg kematian Utk apa melakukan itu jika barangkali dia pun akan dtg sbntr lg, sengaja tdk Di sinilah jawaban, bhw manusia ttp manusia.Lantas, kenapa manusia ingin belajar jd tuhan, jika belajar jd manusia saja msh selalu gagal


  8. says:

    Dalam Khotbah di Atas Bukit , Kuntowijoyo bukan berkisah tentang Barman, lelaki pensiunan yang dipaksa hidup di atas bukit, dan Popi, kekasih muda sewaan anaknya, yang rajin bercinta sehari semalam Bagi para pembaca kritis, novel ini, sama dengan karya karya Kuntowijoyo lainnya, bercerita tentang kebebasan pikiran dan hakikat kehidupan.Dikisahkan kehidupan Barman yang serba kecukupan simpanan melimpah yang diusahakan dari masa muda, anak yang menjamin segala keperluan, wanita cantik yang siap menemani di kala siang dan malam, dan sebuah rumah kecil di puncak bukit yang penuh dengan ketenangan Saya rasa sebagian besar masyarakat perkotaan pasti mendambakan masa pensiunan seperti itu termasuk saya Tetapi Barman tua malah dibuatnya gelisah bukan main Ia selalu teringat ajaran Humam, tetangga bukit sebelah, bahwa manusia tak bisa sepenuhnya bebas tanpa keberanian untuk melepaskan diri dari hal hal duniawi.Ulasan lengkap dapat dibaca di


  9. says:

    Milikmu sesungguhnya adalah belenggumu Khotbah di Atas Bukit Lama sekali saya akhirnya membaca buku yang memiliki tingkat krisis eksistensialis sedalam dan seintens buku ini Kita tahu linear hidup yang akan berujung pada kematian, entah melalui proses penuaan, sakit kronis atau siklus hidup yang tidak terduga kematian mendadak bahkan hingga mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri Namun sesungguhnya tidak ada yang bisa mengetahui bagaimana satu manusia menjalani lika liku hidupnya Buku ini juga mengingatkan saya tentang pola hidup anti ngoyo, mengalir, tidak memaksa diri sendiri untuk membenahi segala sesuatunya dengan seorang diri Seperti membenahi kabel yang kusut, atau pertemanan yang rumit dan hubungan lainnya yang toxic Mirip seperti omelan ibu saya jika saya pulang kerja dengan muka kuyu dan minta kerokan Mbok dikurang kurangi ngoyonya Mengalir saja Mungkin dengan begitu hidup akan jauh lebih sederhana dengan menyederhanakan harapan Mungkin.


  10. says:

    Tadinya Rumah Villa yang dibeli Bobi diperuntukan untuk Sang Ayah Barman menghabiskan masa tuanya Suasana khas pegunungan dirasa cocok untuk barman untuk membusuk disana, dan benar saja akhir hayatnya ia pun membususk dalam lubang 2x1 meter di atas bukit.Sungguh memilukan, disaat pengikutnya mulai banyak.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Khotbah di Atas Bukit download Khotbah di Atas Bukit, read online Khotbah di Atas Bukit, kindle ebook Khotbah di Atas Bukit, Khotbah di Atas Bukit ce346a69689a Novel Ini Mengisahkan Kehidupan Barman Lelaki Tua Yang Sudah Pensiun Yang Berlibur Ke Gunung Villa Bersama Seorang Gadis Muda Popi Liburan Itu Menjadi Bermakna Dan Merupakan Pencarian Hakekat Hidup Dan Perburuan Spiritual Yang Indah Baginya Kuntowijoyo Mengisahkan Dengan Lembut Dan Penuh Makna Apa Yang Dikhotbahkan Lelaki Tua Itu Di Atas Bukit